Aplikasi untuk mendengarkan musik dari tahun 70-an, 80-an dan 90-an

Iklan

Mendengarkan musik dari era 70-an, 80-an, dan 90-an adalah cara untuk menghidupkan kembali era-era yang luar biasa, mengenang artis-artis ikonik, dan menemukan karya-karya klasik yang melampaui generasi. Dekade-dekade ini menghasilkan beberapa hits terbesar dalam sejarah, meliputi rock, disko, pop, R&B, reggae, dan banyak aliran musik lainnya yang membentuk kancah musik global. Kini, berkat teknologi, Anda dapat dengan mudah mengakses seluruh koleksi ini langsung di ponsel, komputer, atau tablet Anda melalui aplikasi streaming musik khusus.

Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari empat aplikasi yang paling banyak digunakan di seluruh dunia, yang menawarkan beragam musik dari dekade-dekade tersebut dan fitur-fitur yang meningkatkan pengalaman pengguna. Anda juga akan melihat cara mengunduhnya dan memanfaatkan fitur-fitur seperti daftar putar siap pakai, stasiun radio yang dipersonalisasi, dan rekomendasi cerdas.

Spotify

Spotify adalah salah satu aplikasi streaming terpopuler di dunia dan pilihan utama bagi mereka yang ingin mendengarkan musik dari era 70-an, 80-an, dan 90-an. Selain tersedia untuk diunduh di hampir setiap negara, Spotify menawarkan katalog lengkap berisi album lengkap, versi remaster, dan daftar putar bertema khusus untuk lagu-lagu klasik dari dekade tersebut.

Salah satu keunggulan Spotify adalah kurasi yang dilakukan oleh para ahli dan algoritma canggih. Saat mencari artis seperti Queen, Bee Gees, Madonna, ABBA, Michael Jackson, U2, atau band rock klasik, aplikasi ini membuat daftar putar dan stasiun radio yang dipersonalisasi yang membantu pengguna menemukan kembali lagu-lagu lama atau menemukan trek relevan lainnya dari periode yang sama.

Iklan

Spotify juga menawarkan fitur-fitur seperti lirik yang disinkronkan, pembuatan daftar putar pribadi, mode offline (untuk mendengarkan tanpa internet setelah mengunduh lagu), dan integrasi dengan speaker, TV, dan perangkat pintar. Hal ini memungkinkan aplikasi untuk beradaptasi dengan rutinitas dan gaya penggunaan apa pun.

Versi gratisnya memungkinkan Anda mendengarkan daftar putar dengan iklan, sementara versi Premium menawarkan lebih banyak kebebasan, seperti melewati trek sesuka hati dan mengunduh musik untuk didengarkan secara offline.

Apple Musik

Apple Music adalah aplikasi lain yang sangat komprehensif, dengan kehadiran global dan tersedia untuk perangkat Apple maupun Android. Aplikasi ini menawarkan jutaan lagu dalam katalognya, termasuk koleksi lagu-lagu klasik internasional dari tahun 70-an, 80-an, dan 90-an. Layanan ini unggul dalam kualitas suaranya, karena menggunakan audio lossless dan Dolby Atmos, memberikan pengalaman yang lebih mirip dengan rekaman aslinya.

Bagi mereka yang menyukai nostalgia musik, Apple Music membuat daftar putar dan stasiun radio otomatis yang didedikasikan untuk setiap dekade. Anda dapat menemukan daftar seperti "Hit 80-an", "Musik Rock Esensial 70-an", "Pop Kilas Balik 90-an", dan banyak lagi yang dipilih oleh para ahli. Hal ini memudahkan Anda menemukan lagu dan artis yang menjadi ikon suatu era.

Aspek positif lainnya adalah integrasinya dengan ekosistem Apple. Di iPhone, Mac, iPad, atau Apple TV, aplikasi ini berjalan lancar dan memungkinkan Anda menyinkronkan pustaka pribadi, menambahkan lagu favorit, dan membuat koleksi personal. Seperti layanan lainnya, Apple Music juga memungkinkan Anda mengunduh seluruh album untuk didengarkan secara offline, ideal untuk perjalanan atau saat-saat tanpa koneksi internet.

Aplikasi ini tidak memiliki versi gratis dengan iklan, tetapi menawarkan masa percobaan dan paket individual, keluarga, dan pelajar.

Musik YouTube

YouTube Music adalah pilihan yang sangat serbaguna bagi mereka yang ingin mendengarkan musik dari era 70-an, 80-an, dan 90-an tanpa repot. Tersedia di seluruh dunia, aplikasi ini unggul karena menggabungkan katalog resmi label rekaman dengan versi langka, pertunjukan langsung, dan remix yang ada di YouTube sendiri – sempurna bagi mereka yang suka menjelajahi konten unik dari dekade-dekade tersebut.

Salah satu keunggulan YouTube Music adalah kemampuannya merekomendasikan musik berdasarkan riwayat mendengarkan pengguna. Dengarkan beberapa lagu klasik, dan aplikasi akan mulai menyarankan artis dan lagu ikonis seperti Lionel Richie, The Police, Bon Jovi, Roxette, Phil Collins, Cyndi Lauper, dan banyak lagi.

Layanan ini menawarkan daftar putar siap pakai, stasiun radio otomatis, mix yang dipersonalisasi, dan kemampuan mengunduh musik untuk didengarkan secara offline dengan paket Premium. Lebih lanjut, bagi mereka yang sudah terbiasa dengan YouTube tradisional, YouTube Music akan terasa alami dan familiar, dengan antarmuka yang sederhana dan intuitif.

Pengguna premium juga dapat mendengarkan musik dengan layar terkunci dan beralih antara audio dan video, fitur eksklusif untuk aplikasi ini.

Deezer

Deezer adalah aplikasi streaming musik Prancis, tetapi dengan jangkauan global dan katalog musik yang luas dari berbagai era. Aplikasi ini cukup populer di kalangan pencinta musik klasik, karena memiliki daftar putar khusus untuk tahun 70-an, 80-an, dan 90-an, serta stasiun radio bertema dan saran personalisasi berdasarkan selera pengguna.

Salah satu fitur unik Deezer adalah Flow, sebuah fungsi yang menciptakan soundtrack musik personal tanpa batas. Dengan mendengarkan lagu-lagu lama dari artis seperti Dire Straits, The Cure, Whitney Houston, Bryan Adams, atau Earth, Wind & Fire, aplikasi ini mempelajari preferensi Anda dan memadukan lagu-lagu klasik favorit dengan penemuan baru.

Deezer juga menawarkan dukungan untuk mengunduh musik untuk didengarkan secara offline, kualitas audio tinggi (termasuk versi HiFi di beberapa paket), dan integrasi dengan berbagai perangkat seperti TV, mobil, dan speaker pintar. Ini adalah solusi praktis bagi mereka yang mencari aplikasi global dan andal untuk menjelajahi lagu-lagu hits yang bernuansa nostalgia.

Versi gratisnya menyertakan iklan, sementara paket Premium menghapus batasan dan membuka fitur seperti mode offline dan peningkatan kualitas suara.

admin

admin

Penulis situs web Pluxzin.